Desain tidak hanya bagaimana jago kita mengoperasikan sebuah software, terdapat pula pengetahuan dasar yang dapat membentu kita untuk lebih mengasah sense kita dalam merancang sesuatu. Dalam dunia akademis, sebutanya bermacam-macam namun inti yang dipelajari sama atau beda sedikit. Sebutan-sebutan tersebut diantaranya adalah nirmana, pramana, rupa dasar, basic design, DDA, dan lain sebagainya. Mungkin anda bisa menambahkan. Silahkan anda tulis di kolom komentar.
Pada postingan kali ini saya akan coba menjelaskan secara singkat saja mengenai unsur rupa. Penjelasan-penjelasan ini saya dapatkan dari beragam daftar pustaka yang saya sarikan karena sangat banyak dan terlalu panjang. Bahasan mengenai nirmana ini saya pecah kedalam beberapa postingan.
Oke, langsung saja kita bahas mengenai unsur rupa yaitu:
1. Garis
Unsur rupa yang paling utama adalah garis, karena apabila kita akan membuat sesuatu (utamanya dwimatra) maka hal pertama yang kita goreskan adalah garis. Sebenarnya ada beberapa pengertian dari garis, yaitu:
- Hubungan antara dua titik secara lurus
- Kumpulan titik yang disusun secara berderet
- Titik yang diperluas sehingga memiliki panjang, kedudukan, dan arah
Secara bentuk, garis terdiri dari:
A. Garis Organis
Garis yang menggunakan bentuk-bentuk yang terdapat di alam. Garis ini memiliki bentuk yang bebas sehingga tidak terkait dengan kaidah bentuk.
B. Garis Geometris
Garis yang terbentuk melalui suatu proses yang menggunakan alat. Jika masing-masing ujung disatukan akan membentuk suatu bidang geometris.
C. Garis Batas
Garis yang terbentuk akibat dari dua bidang atau lebih yang saling bertemu. Bidang tersebut bisa bidang geometris atau bukan, dengan warna yang berbeda.
Ketiga bentuk garis tersebut dapat digolongkan lagi menjadi:
A. Garis Outline
Garis tepi gambar seseorang, hewan, tumbuhan, atau benda.
B. Garis Kontur
Garis penghubung yang mempunyai elevasi sama pada suatu gambar tapak.
C. Garis kaligrafi
Komposisi garis yang berbasis tulisan.
D. Garis Ekspresif
Garis spontan yang mempunyai kesan dinamis.
2. Arah
Dalam suatu desain, arah dapat memberikan kesan gerak dan irama.
3. Bidang
Bidang adalah komposisi beberapa garis yang berpotongan serta berbeda arah. Bidang bersifat dwimatra karena tidak memiliki kedalaman, hanya memiliki luas. Bidang memiliki:
- panjang dan lebar
- raut
- permukaan
- orientasi
- posisi
4. Ukuran
Perbedaan jarak dan panjang antar garis membentuk suatu ukuran. Ukuran tersebu bisa sama atau berbeda.
5. Texture
Texture adalah keadaan fisik permukaan suatu bahan yang dapat dirasakan oleh indra peraba dan penglihat. Tekstur menjadi sesuatu yang sangat penting karena sangat berpengaruh terhadap psikis seseorang.
6. Kroma
Kroma adalah suatu deret intensitas warna, perbedaan dari kepekatan warna menghasilkan suatu gradasi yang bisa sangat mirip bisa juga sangat kontras.
7. Nada
Garis atau bidang memiliki nada.
8. Warna
Garis atau bidang yang saya jelaskan di point sebelumnya memiliki beragam warna. Komposisi warna yang tepat bisa menimbulkan harmonisasi ataupun perasaan tertentu. Penjelasan yang lebih panjang akan saya jelaskan di lain waktu dan postingan.

Post a Comment